BLANTERVIO103

Tutorial Cara Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian

Tutorial Cara Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian
5/05/2020


Langkah-langkah pembuatan peta Kesesuaian Lahan pertanian dengan ArcGIS

Tutorial Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian dengan ArcGIS
Kesesuaian lahan adalah tingkat kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu. Jadi dengan membuat peta ini kita bisa tahu daerah mana saja yang potensial untuk ditanami komoditi tertentu. Karena tidak semua lahan bisa ditanami semua jenis tanaman, diperlukan kajian yang mendalam terkait area-area mana saja yang cocok untuk ditanami.

Sebenarnya artikel ini disempatkan ditulis, mengingat kesibukan di dunia nyata. Namun sesuai janji mimin bahwasanya minggu ini akan rilis artikel penting maka mau tidak mau harus begadang. Pada artikel sebelumnya kita sudah bahas tema artikel yang cukup berat juga  yaitu Tutorial Penentuan Lokasi TPA Sampah Berbasis GIS, tidak kalah beratnya pada minggu ini juga akan membahas bagaimana cara membuat Peta Kesesuaian Lahan Pertanian untuk komoditi kelapa sawit, sawah, jagung, padi, kakao, bawang merah, cabai, tebu, kedelai.

Pada tutorial ini mimin akan mencontohkan kesesuaian lahan kelapa sawit ya… untuk komoditi lainnya sama saja, yang penting kita paham akan konsepnya. 

Maka dari itu salah satu teknis yang digunakan adalah berbasis sistem informasi geografis (SIG/GIS). Dengan SIG/GIS akan sangat memudahkan kita menseleksi area yang cocok dengan kriteria dan parameter yang sudah di tentukan. Kriteria ini (Persyaratan tumbuh tanaman) telah mendapat masukan dari para ahli dibidangnya, pakar, instansi/lembaga/kementrian, serta perguruan tinggi sehingga bisa ditetapkan parameter pedoman kesesuaian lahan berbagai komoditas.

Klasifikasi Kesesuaian Lahan yang kita dapat pada akhir proses pembuatan peta ini, yaitu:
  1. Kelas S1 (Sangat Sesuai)
  2. Kelas S2 (Cukup Sesuai)
  3. Kelas S3 (Sesuai Marginal)
  4. Kelas N (Tidak Sesuai)

Langkah Prosedur Analisis Kesesuaian Lahan dengan GIS

Tahap pertama analisa kesesuaian lahan adalah identifikasi parameter yang akan kita gunakan beserta kriteria kesesuaian untuk jenis lahan yang akan dianalisa. Dalam tutorial ini adalah lahan untuk kelapa sawit:

Tutorial Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian dengan ArcGIS

Kriteria persyaratan tumbuh tanaman untuk komoditas lainnya, bisa teman-teman dapatkan DISINI. Setelah kita mengetahui parameter/kriteria persyaratan tumbuh tanaman yang akan digunakan dalam proses analisis kesesuaian lahan, langkah selanjutnya adalah inventarisasi data-data yang merepresentasikan parameter-parameter tersebut. 

Idealnya data yang diperlukan adalah tentu semua data yang terdapat pada persyaratan tumbuh atau karakteristik lahan tersebut. Untuk beberapa hal kemungkinan kita tidak bisa memperoleh semua terkaiat basis data yang kurang memadai. Namun secara prinsip caranya sama untuk data-data yang lain nantinya jika tidak dijelaskan pada artikel ini. Pada tutorial ini, sebagai contoh data yang akan kita gunakan:
  1. Temperatur rata-rata
  2. Curah hujan tahunan
  3. Ketersediaan Oksigen (drainase)
  4. Tekstur tanah
  5. Kedalaman tanah
  6. Retensi hara ranah (kapasitas tukar kation, kejenuhan basa, kemasaman tanah/ph)
  7. Kemiringan lereng
Setelah inventarisasi data sleanjutnya adalah proses penentuan analisis GIS untuk penentuan kesesuaian lahan. Langkah-langkah analisis SIG/GIS dalam penentuan kesesuaian lahan secara garis besar supaya mudah dipahami:
  1. Penentuan nilai kelas kesesuaian lahan sesuai dengan karakteristiknya.
  2. Overlay (union) parameter-parameter kesesuaian lahan.
  3. Penilaian ulang kelas kesesuaian lahan pada data hasil overlay.
Tutorial Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian dengan ArcGIS
Dapat dilihat pada gambar alur diatas, prosesnya sangat sederhana. Namun dari pengalaman mimin ada beberapa point penting yang sangat perlu diperhatikan pada proses analisisnya, yaitu;
  1. Berhati-hatilah pada saat membuat logika seleksi untuk masing-masing kelas kesesuaian, seperti logika kurang dari, lebih dari, lebih sama dengan (>=) atau kurang sama dengan (<=). 
  2. Jika feature yang tidak memiliki informasi maka kita membuat kelas sendiri diluar tabel kriteria yaitu No Data.
  3. Pada saat Reclass Kesesuaian Lahan Data dari Hasil Overlay, Penentuan kelas kesesuaian yang baru dari dua kelas kesesuaian yang lama didasarkan pada tingkat kesesuaiannya. Contohnya kelas kesesuaian S1 hanya dibentuk oleh kelas S1 dengan kelas S1. Apabila ada dua kelas kesesuaian yang berbeda, maka kelas kesesuaian yang baru adalah kelas kesesuaian yang lebih rendah. Supaya lebih paham, jika nanti teman-teman menemukan data hasil overlay S1 dengan S2 makan untuk kelas barunya mengikuti kelas yang rendah yaitu S2.


  4. Sama seperti pada point pertama, nanti pada saat pembuatan kelas baru kita harus jeli kapan menggunakan logika AND / OR. Saran dari mimin untuk kelas S1 gunakanlah AND, karena kita ingin mengetahui lahan yang benar-benar cocok sehingga kedua data hasil overlay (field) harus S1. Berbeda ketika kita menggunakan OR yang artinya nilai logika yang kita masukkan, asal berada disalah satu hasil overlay (field) akan terseleksi, tidak harus kedua fieldnya sama.
Point penting diatas mimin harap bisa dipahami, karena itu sangat mempengaruhi hasil analisis nantinya dan kemudahan kerja kita. Untuk tahapan lengkap Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian dapat mengkuti langka-langkah dibawah ini.


Tutorial Pembuatan Peta Kesesuaian Lahan Pertanian dengan ArcGIS
Tampilan data final kesesuaian untuk lahan sawit

Baca Juga:
1. Shapefile Peta Jenis Tanah Seluruh Indonesia
2. Membuat Kemiringan Lereng (Slope) berdasarkan Garis Kontur Lengkap ArcGIS

Baiklah sekian dulu untuk sharing kali ini tentang Cara membuat Peta Kesesuaian Lahan Pertanian menggunakan ArcGIS . Jika ada saran, tanggapan, pertanyaan, link mati serta request silakan gunakan kotak komentar, halaman kontak atau sosial media yang ada di website Lapak GIS. Terima Kasih.

Share This Article :
Lapak GIS

Lapak GIS adalah Tempat Berbagi Pengetahuan tentang Geographic Information System (GIS) dan Remote Sensing (Pengindraan Jauh).

TAMBAHKAN KOMENTAR

6210244686568305774