BLANTERVIO103

Cara Koreksi Geometri Foto Udara menggunakan Citra Satelit

Cara Koreksi Geometri Foto Udara menggunakan Citra Satelit
4/17/2021

Cara Koreksi Geometri Foto Udara (Peta hasil drone - Mapping Drone) tanpa GCP tetapi menggunakan Citra Satelit pada ArcGIS

Cara Koreksi Geometri Foto Udara menggunakan Citra Satelit

Mungkin dari teman-teman yang baru mulai belajar (termasuk mimin juga hehehe) pemetaan menggunakan drone sering bertanya seperti ini. Koreksi Geometri Foto Udara itu seperti apa sih? Seberapa teliti hasil mapping drone (murni/tanpa koreksi) tersebut terhadap kondisi atau letak sebenarnya? Errornya sampai berapa meter jika hanya menggunakan GPS bawaan drone? lalu bagaimana supaya akurasi mapping drone lebih baik dengan biaya yang minim (artinya tanpa menggunakan Ground Control Point - GCP)? bagaimana cara koreksi peta hasil drone tanpa alat tambahan? dan masih banyak lagi pertanyaan basic lainnya, seperti mimin yang juga masih pemula.

Berbicara tentang pemetaan menggunakan drone memang sangat kompleks sekali seperti istilah GCP, ICP, BM dan lainnya. Namun bukan berarti kita tidak bisa. Setidaknya untuk keperluan sederhana kita bisa menggunakan drone untuk pemetaan dengan minim biaya namun dengan hasil yang bisa di terima.

Pada dasarnya hasil peta dari drone atau menggunakan gps handheld sebagai koreksi geometri akan mempunyai error mulai 5 - 30 m, dikarenakan posisinya masih absolut dari satelit (masih di hinggapi kesalahan, bergeser sana sini).

Sedangkan jika menggunakan GCP diukur dengan gps geodetik L2 (CORS BIG/BPN) sebagai koreksi dan keakurasian GCP wajib tepat posisinya pada GPS Geodetik maka akan mengasilkan ketelitian akurasi hingga sub milimeter dengan catatan posisi premark/GCP tepat berada pada titik GPS Geodetik.


Cara Koreksi Geometri Foto Udara Peta hasil drone

Untuk kebutuhan tertentu, pekerjaan foto udara hampir 80% tanpa Ground control points (GCP) tergantung lokasi yg dipetakan dan adanya ketersediaan citra satelit serta yang perlu untuk kita ketahui juga GCP tersebut jangan sampai error terhadap citra satelit.

Sepertinya yang kita tahu, biaya untuk satu titik GCP itu sangat mahal, lalu apa alternatif untuk bisa memaksimalkan hasil peta drone kita? yaitu dengan menggunakan atau mengandalkan adanya ketersediaan data citra satelit.

Dengan memanfaatkan data citra satelit yang sudah terkoreksi dengan baik artinya posisi sesuai dengan yang dilapangan maka kita bisa menggunakan hal tersebut untuk mengkoreksi hasil foto udara (peta drone) kita sehingga hasilnya lebih maksimal. Sebagai contoh identifikasi pada peta, misalnya pojokan jembatan, marka jalan, atau dimana saja selama kondisi titik tidak terhalang oleh kanopi vegetasi dan lain-lain.

Semua data hasil pengukuran di lapangan wajib di koreksi (baik foto udara, lidar, terstris dan hidro), tidak tepat ada data yang jauh lebih baik teliti ataupun membandingkan data antara ini dan itu, yang benar dan tepat adalah gabungan semua data pengukuran, baik foto udara, lidar, terstris dan hidro.

Sebelum kita memabahas lebih lanjut tentang koreksi geometri peta hasil drone dengan Citra Satelit, mungkin kita harus mengenal beberapa istilah berikut:

Titik kontrol tanah atau Ground control points (GCP), yaitu titik-titik referensi peta atau titik sekutu yang sudah diketahui koordinatnya di bumi terhadap citra yang belum terkoreksi geometrik (titik GCP untuk membuat model).

Titik cek bebas, Independent control point (ICP), yaitu titik-titik yang sudah teridentifikasi pada citra dan peta referensi tetapi berlainan posisi dengan titik-titik kontrol tanah. Titik cek bebas bertujuan untuk menguji keakuratan titik kontrol tanah (GCP) dan ketelitian citra hasil koreksi geometrik (titik ICP untuk menguji hasil model).

Cara Koreksi Geometri Foto Udara Peta hasil drone

Baiklah, berikut langkah atau cara Koreksi geometri peta hasil drone menggunakan Citra Satelit pada ArcGIS.

  1. Silahkan input peta Othomosaic hasil pengolahan foto drone pada ArcGIS
  2. Lalu tentukan titik-titik patok sebagai referensi, usahakan terlihat jelas lokasi titiknya antara peta drone dan citra satelit.
  3. Lalukan proses georeferensi melalui add control point pada menu georeferencing.
  4. Semakin banyak titik referensi yang teridetifikasi dengan baik, maka hasilnya akan semakin bagus.
  5. Seperti apa proses detailnya, bisa melihat video dibawah ini.
VIDEO TUTORIAL
 

Baca Juga:
1. Daftar kumpulan data shapefile (SHP) berbagai tema.
2. Kumpulan Tutorial GIS dan Remote Sensing

Baiklah sekian dulu untuk sharing kali ini tentang Cara Koreksi Peta hasil foto Udara menggunakan Citra Satelit pada ArcGIS. Jika ada saran, tanggapan, pertanyaan, link mati serta request silakan gunakan kotak komentar, halaman kontak atau sosial media yang ada di website Lapak GIS. Terima Kasih.

Share This Article :
Lapak GIS

Lapak GIS adalah Tempat Berbagi Pengetahuan tentang Geographic Information System (GIS) dan Remote Sensing (Pengindraan Jauh).

6210244686568305774