BLANTERVIO103

Cara Membuat Peta Rencana Tata Ruang + File Tutorial

Cara Membuat Peta Rencana Tata Ruang + File Tutorial
7/26/2019


Cara Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan.

Cara Membuat Peta Rencana Tata Ruang + File Tutorial
Jika teman-teman lagi belajar tentang cara membuat peta RTRW atau POLA RUANG maka adalah pilihan yang tepat jika bisa menemukan artikel ini. Sebelumnya mimin lapak gis sudah sharing terkait dengan Data SHP (Shapefile) GIS Kawasan Hutan Indonesia Terbaru.

Untuk membuat peta tata ruang sendiri tidaklah sulit, jika kita bisa mendapatkan data yang lengkap. Maka dari itu pada kesempatan kali ini mimin lengkapi tutorialnya dengan file latihan yang bisa teman-teman dapatkan atau unduh di akhir artikel ini.

Data yang diperlukan untuk membuat peta pada tutorial ini adalah:
  1. Peta curah hujan
  2. Peta jenis tanah
  3. Peta kemiringan lereng
  4. Peta penggunaan lahan
  5. Peta rawan bencana
  6. Peta garis pantai
  7. Peta sungai
Bahan-bahan diatas sudah mimin siapkan di artikel ini, sehingga teman-teman bisa langsung praktek. Untuk pengenalan diawal tutorial cara membuat Peta Rencana Tata Ruang ada 5 langkah singkat:
  1. Membuat Arahan peruntukan lahan
  2. Membuat Arah lindung (setempat + rawan bencana)
  3. Membuat Kawasan lindung
  4. Membuat Kawasan budidaya
  5. Membuat Pola ruang / Tata ruang
Cara Membuat Peta Rencana Tata Ruang + File Tutorial
Pada tutorial ini juga mimin lengkapi dengan video yang ada dichannel youtube Lapak GIS. Videonya nanti dibawah artikel, baiklah tanpa memperpanjang sambutan lagi. Berikut cara untuk membuat Peta Rencana Tata Ruang lengkap dengan file tutorial atau bahan latihannya.

A. ARAHAN PERUNTUKAN LAHAN

  1. Siapkan data (jenis tanah, curah hujan, kemiringan lereng), yang sudah mempunyai skor. kriteria skoring bisa digoogling sendiri ya...hehehe. Tapi didalam file tutorial/latihan
  2. Lakukan Intersect terhadap 3 data diatas.
  3. Buat field baru tipe short integer dengan nama “skor total”, lalu isi nilainya dengan menjumlahkan skor tanah + hujan + lereng.
  4. Buat field baru lagi tipe text dengan nama“arahan”.  Isi dengan nilai sesuai kriteria arahan seperti pada tabel dibawah ini.

    Skor total > 175 = Kawasan lindung
    Skor total 125 - 175 = Kawasan penyangga
    Skor total 0-124 dan lereng >8% = Kawasan budidaya tanaman tahunan
    Skor total 0-124 dan lereng ≤8% = Kawasan budidaya tanaman semusim dan permukiman

  5. Lakukan Dissolve terhadap field arahan.
  6. Selesai.
Cara Terbaru Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan

B. ARAHAN LINDUNG (SETEMPAT + RAWAN BENCANA)

1. Kawasan perlindungan setempat
  • Sempadan pantai (200 m dari garis pantai)
    cara membuatnya gunakan tools buffer dengan kriteria;
    ➣ Distance dengan satuan “meter” yaitu isi 200 m
    ➣ Side type ganti ke “LEFT”
    ➣ End type ganti dengan “FLAT”
    ➣ Dissolve type ganti dengan “All”
    ➣ Klik OK

    Buat field baru tipe text dengan nama “Pantai” lalu isi nilainya dengan “Sempadan Pantai”
  • Sempadan sungai (100 m untuk sungai besar dan 15 untuk sungai kecil)
    cara membuatnya gunakan tools buffer dengan kriteria
    ➣ Distace dengan satuan “meter” yaitu isi 100 / 15
    ➣ Side type ganti ke “OUTSIDE ONLY / FULL”
    ➣ End type ganti dengan “KOSONG / FLAT”
    ➣ Dissolve type ganti dengan “All”
    ➣ Klik OK

    Buat field baru tipe text dengan nama “Sungai_utama” lalu isi nilainya dengan “Sempadan Sungai” begitu juga untuk sungai kecil perlakuannya.
  • Setelah kita membuat buffer pantai dan sungai (utama dan kecil), maka selanjutnya kita UNION kan. Beri nama file “lindung setempat”

Selesai itu, kita buat field baru di hasil union tadi tipe text dengan nama “Sempadan” dan isi dengan data dari fitur itu sendiri (supaya jelas lihat video ya). Prinsipnya usahakan yang area penting dahulu diisi, contoh : mulai dari pantai > sungai. Kawasan perlindungan setempat SELESAI.

Cara Terbaru Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan

2. Kawasan lindung bencana alam

Untuk membuat ARAHAN LINDUNG, pertama input data rawan bencana. Lalu UNION kan dengan kawasan lindung setempat, beri nama outputnya arahan lindung.

Setelah di unionkan, buat field baru pada fitur arahan lindung tersebut (hasil union tadi) tipe text  dengan nama “arahan_Lind” dan isi nilainya sesuai fitur masing-masing (supaya jelas lihat video ya). Prinsipnya usahakan yang area penting dahulu diisi, contoh : Rawan bencana > pantai > sungai

Jangan Lupa DISSOLVE field arahan lindung, agar memudahkan untuk langkah selanjutnya.

Cara Terbaru Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan

C. KAWASAN LINDUNG

Pertama UNION kan ARAHAN PERUNTUKAN LAHAN + ARAHAN LINDUNG yang sudah kita buat pada point A dan B diatas. Beri nama “Arahan Lindung budidaya”. Lalu pisahkan sesuai kriteria masing-masing arahan dengan cara buat field baru tipe text dengan nama “Lind_bdaya “ dan isi nilainya dengan kriteria di bawah ini:
  1. Kawasan Lindung
    Kawasan Lindung > Hutan Lindung
    Kawasan Penyangga > Kawasan Lindung Resapan Air
    Kawasan Lindung Rawan Tsunami
    Kawasan Lindung Rawan Longsor dan Erosi
    Kawasan Lindung Rawan Banjir
  2. Arahan Budidaya
    Kawasan Budidaya tanaman semusim & permukiman
    Kawasan Budidaya tanaman tahunan
lalu Export Selected feature sesuai arahan masing-masing. Jadi nanti ada 2 file yang dihasilkan yaitu Kawasan lindung dan Arahan budidaya.

Cara Terbaru Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan

D. KAWASAN BUDIDAYA

  1. Kawasan budidaya hasil dari peta arahan budidaya
  2. Kawasan budidaya eksisting didapat dari Penggunaan Lahan Eksisting, terdiri dari:
    ➣  Gedung/bangunan, permukiman, dan tempat kegiatan = kawasan budidaya permukiman
    ➣  Sawah, sawah tadah hujan = kawasan budidaya pertanian lahan basah
    ➣  Ladang/tegalan, pasir darat-laut, padang rumput,  semak belukar = kawasan budidaya petanian lahan kering
    ➣  Kebun = Kawasan budidaya perkebunan
    ➣  Tubuh air, sungai, danau/situ = Kawasan budidaya perikanan
Untuk membuat KAWASAN BUDIDAYA, kita lakukan CLIP terhadap PENGGUNAAN LAHAN Eksisting dengan peta ARAHAN BUDIDAYA (hasil point C), dan beri nama output kawasan budidaya.

Cara Terbaru Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan

E. POLA RUANG

  1. Untuk membuat POLA RUANG, kita hanya melakukan MERGE antar KAWASAN LINDUNG + KAWASAN BUDIDAYA.
  2. Setelah di merge, silahkan buat field baru tipe text dengan nama “Pola Ruang” lalu isi dengan nilai sesuai kriteria kawasan masing-masing (supaya jelas lihat video ya).
  3. Setelah jadi field pola ruangnya, tinggal di DISSOLVE kan.
  4. SELESAI. Horee.....
Cara Terbaru Membuat Peta Rencana Tata Ruang Lengkap dengan File Tutorial/Latihan

File Tutorial/Latihan membuat Peta Rencana Tata Ruang
Via Google Drive Single Link [6 MB]

NOTE:
File diatas admin berikan Password didalamnya. Jadi setelah teman-teman mengunduh dan mendapatkan filenya, silahkan hubungi admin.

Free...But Not Free! Bingungkan...? Untuk mendapatkannya, teman-teman cukup dengan memberikan komentar positif dan melakukan salah satu point di bawah ini.

1. Follow Instagram kami dengan klik disini / Like Fanspage kami klik disini;
2. Bantu beri ulasan jasa kami di Google Bisnis, klik disini dan;
3. Bantu dukung channel Youtube kami, klik disini.

Jika salah satu/dua dari point diatas sudah dilakukan, silahkan kirim bukti screenshoot ke kontak kami DISINI. Kami akan berikan passwordnya gratis alias free.


Penutup

Sekian dulu untuk sharing kali ini tentang Cara Membuat Peta Rencana Tata Ruang + File Tutorial/Latihan. Jika teman-teman ada saran, tanggapan, pertanyaan, link mati serta request silakan gunakan kotak komentar, halaman kontak atau sosial media yang ada di website Lapak GIS. Terima Kasih.

Share This Article :
Lapak GIS

Lapak GIS adalah Tempat Berbagi Pengetahuan tentang Geographic Information System (GIS) dan Remote Sensing (Pengindraan Jauh). Khususnya membahas seputar tutorial, tips bermanfaat, download data spasial (Shapefile/Raster).

TAMBAHKAN KOMENTAR

6210244686568305774