BLANTERVIO103

Membuat Heat Map (Peta Panas) pada ArcGIS

Membuat Heat Map (Peta Panas) pada ArcGIS
10/26/2022

Membuat Heat Map (Peta Panas) pada ArcGIS

Heat Map (Peta panas) merupakan salah satu cara untuk memvisualisasikan data berbasis geografis. Pada peta jenis ini, intensitas warna disesuaikan dengan besarnya nilai yang diwakilinya.

Semakin gelap suatu area (seperti merah), semakin tinggi kepadatan yang diwakilinya. Misalnya, teman-teman mungkin melihat ini di peta konsentrasi kualitas udara, kebakaran lahan (titik api), peta titik kemacetan, peta tracking dan lainnya.

Manusia cenderung lebih mudah memahami suatu data dengan representasi visual, khususnya dengan kelompok warna yang jelas. Oleh karena itu, dengan heatmap, kita dapat memahami data yang banyak dengan lebih cepat karena penyajiannya lebih sederhana untuk dimengerti.

Tools atau Alat yang digunakan pada pembuatan Peta Panas (Heat Map) pada ArcGIS sebenarnya hanyalah Tools Kernel Density, yang menghitung besaran per area dari titik atau polyline menggunakan fungsi kernel.

Jika ingin mempelajari cara membuat Peta Panas (Heat Map) pada ArcGIS, maka teman-teman telah datang ke tempat yang tepat. Kami akan menunjukkan kepada teman-teman semua langkah tentang cara menggunakan Tools Kernel Density pada ArcGIS ArcMap.


Cara Membuat Heat Map (Peta Panas) pada ArcGIS

Bagaimana Kernel Density bekerja? Untuk menggunakan tools Peta Panas (Heat Map) ArcGIS, teman-teman harus mengaktifkan ekstensi Analis Spasial. Selanjutnya, menuju ArcToolbox > Spatial Analyst Tools > Density > Kernel Density.

Setelah teman-teman menemukan dan menjalankan Kernel Density, akan ada beberapa parameter yang harus di isi antara lain sebagai berikut:

  1. Input : Input Titik atau polyline (usahakan proyeksi data dalam geografis)
  2. Output Cell Size : Resolusi yang di inginkan dari peta panas.
  3. Population Field : Peta panas sebenarnya dimaksudkan untuk menggunakan titik data yang mewakili nilai 1 untuk setiap titik. Tetapi kita dapat menggunakan nilai yang lebih tinggi dari 1 jika teman-teman ingin menimbang barang yang lebih berat dari yang lain. Dengan menggunakan bidang populasi, maka teman-teman dapat mengatur nilai berbobot dalam output peta panas. Jika teman-teman tidak mengatur apa pun di bidang populasi, maka defaultnya adalah 1. Tetapi jika memiliki nilai lebih besar dari 1, maka ini akan membuat area berbobot keluaran berdasarkan bidang populasi.
  4. Search Radius : Jika ingin di isi maka kita harus try dan error untuk mendapatkan radius yang tepat. Sedikit tips dari mimin jika ingin mencari estimasi radius dengan cepat adalah dengan menggunakan Tools "Standard Distance", biasanya nilai radius yang tepat selalu dibawah standar distance. Ketika kita berhasil menemukan radius yang tepat maka hasil heat map akan lebih bagus di banding ketika opsi radius ini di kosongkan.
  5. Output Raster : Raster peta panas yang dihasilkan alat.

Masalah ketika kita ingin membuat peta panas (Heat Map) adalah memilih "radius pencarian" yang sesuai karena tidak disetel ke ukuran jarak normal, melainkan beberapa sistem proyeksi yang melekat pada data tertentu yang sedang digunakan. Jadi, kita harus bermain "tinggi/rendah" alias coba-coba untuk menemukan radius yang tepat.

Setelah semua parameter di atur selanjut tinggal eksekusi OK, maka Peta Panas (Heat Map) sudah jadi. Selanjutnya teman-teman bisa lakukan pengaturan lanjutan seperti warna simbologi, jumlah kelas, resampling tipe, transparansi dan lain-lain sesuai kebutuhan.

Membuat Heat Map (Peta Panas) pada ArcGIS





VIDEO TUTORIAL
 

Baca Juga:
1. Daftar kumpulan data shapefile (SHP) berbagai tema.
2. Kumpulan Tutorial GIS dan Remote Sensing

Baiklah sekian dulu untuk sharing kali ini tentang Membuat Peta Panas (Heat Map) pada ArcGIS. Jika ada saran, tanggapan, pertanyaan, link mati serta request silakan gunakan kotak komentar, halaman kontak atau sosial media yang ada di website Lapak GIS. Terima Kasih.


Share This Article :
Lapak GIS

Lapak GIS adalah Tempat Berbagi Pengetahuan tentang Geographic Information System (GIS) dan Remote Sensing (Pengindraan Jauh).

6210244686568305774