BLANTERVIO102

Data GIS itu seperti Apa? Ini Jenisnya!

Data GIS itu seperti Apa? Ini Jenisnya!
8/24/2018




Seperti yang sudah dijelaskan dalam Konsep GIS sebelumnya, bahwa di dalam GIS kita harus mempunyai data supaya dapat di analisis dan di tampilkan sehingga  apa yang kita butuhkan tercapai. Maka dari itu tidak di pungkiri lagi GIS pasti berhubungan dengan data, karena salah satu komponen GIS itu adalah Data. Dari teman-teman mungkin ada yang bertanya data GIS itu seperti apa sih? Gambar? Video? Atau yang lainnya… oleh karena itu pada sharing kali ini saya akan menjelaskan secara singkat dan jelas, semoga teman-teman bisa memahaminya.

Klasifikasi Data GIS atau data GIS itu ada 2: data spasial dan data non-spasial. GIS selalu berhubungan dengan data jenis ini. Data spasial didefinisikan sebagai data yang memiliki nilai posisi. Jika nilai posisi yang dimiliki data spasial sudah memiliki referensi secara geografis, artinya data itu memiliki lokasi di permukaan bumi, sehingga data spasial sering juga disebut sebagai data geospasial. Data nonspasial adalah data yang tidak memiliki nilai posisi. Meskipun demikian, GIS sangat memerlukan data non-spasial.

Data spasial yang digunakan dapat dikelompokkan dalam dua tipe, yaitu data vektor dan data raster. Kedua tipe data tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam penggunaan tertentu, data vektor lebih baik ataupun bisa juga sebaliknya.

Data GIS itu seperti Apa? Ini Jenisnya!

Data Vektor

Data vektor adalah data yang disimpan dalam susunan koordinat (x, y) dalam bentuk titik (point), yang mana setiap titik dapat dihubungkan untuk membentuk garis (polyline), atau membentuk garis tertutup (polygon). Sehingga data vector memiliki beberapa tipe fitur, yaitu point, line dan polygon. Jadi yang harus teman-teman ingat data tipe vector ini hanya terdiri dari Point, Line dan Polygon.

Data GIS itu seperti Apa? Ini Jenisnya!

Pertanyaan selanjutnya, kapan kita menggunakan masing-masing dari 3 fitur tersebut? Jadi penggunaan fitur mana yang sesuai untuk mewakili entitas atau wujud tertentu sangat tergantung kepada skala dan tujuan analisis. Sebagai contoh suatu kota dapat direpresentasikan sebagai sebuah polygon pada skala 1:50.000 tetapi dapat juga direpresentasikan sebagai suatu point pada skala 1:1.000.000.

Tapi dari pengalaman saya, biasanya kalau untuk point itu mewakili dari suatu titik lokasi, contohnya lokasi ibukota, lokasi sampling, lokasi gempa, dll. Untuk Polyline contonya seperti jalan, sungai, pipa, atau yang berbentuk garis. Terakhir Polygon mewakili dari suatu Area.

Data Raster

Selanjutnya tipe data spasial yang kedua adalah data Raster, yaitu data yang terdiri dari elemen (sel/pixel), yang mana setiap elemen tersebut memiliki nilai tertentu. Bisa juga supaya lebih mudah dipahami, data raster bisa disebut sebagai data gambar baik itu berupa JPEG, PNG, atau TIF

Data GIS itu seperti Apa? Ini Jenisnya!

Data raster digunakan dalam GIS untuk data kontinyu seperti citra satelit, foto udara, model elevasi digital (DEM), kelas lereng dan sebagainya. Untuk kepentingan analisis, data raster sering juga digunakan untuk data diskret (elemen-elemen yang tidak bersambungan) seperti kelas lereng, kecamatan, atau areal studi.

Jadi Conclution nya…Data GIS itu berupa data spasial yang terdiri data vector dan data raster.

Sekian dulu sharing dari Lapak GIS.com, semoga bermamfaat bagi teman-teman yang baru belajar tentang GIS, berikutnya akan dibahas lebih mendalam lagi. Terima kasih.

Share This Article :
Lapak GIS

LapakGIS com adalah Tempat Berbagi Pengetahuan tentang Geographic Information System (GIS) atau Sistem Informasi Geografis (SIG), Remote Sensing, dan Pengindraan Jauh. Khususnya website ini akan membahas tentang tutorial, tips-tips bermanfaat, download data spasial baik itu berbentuk shapefile maupun raster.

TAMBAHKAN KOMENTAR