BLANTERVIO103

Cut Fill pada ArcGIS (Analisis Perubahan Volume)

Cut Fill pada ArcGIS (Analisis Perubahan Volume)
11/23/2020

Analisis Perubahan Volume dengan tools Cut Fill pada ArcGIS

Cut Fill pada ArcGIS (Analisis Perubahan Volume)

Cut fill pada ArcGIS adalah tool yang digunakan untuk menghitung perubahan volume antara dua data permukaan, yaitu sebelum dan sesudah kegiatan. Sebagai contoh sebelum dan sesudah pembangunan jalan, bandara, perumahan, penggalian tambang, dan sebagainya. Melakukan perhitungan cut fill dengan menggunakan ArcMap dapat dilakukan seperti pada langkah berikut.

(1) Ambil dulu Bahan Latihan (traning), lalu buka project arcmap 
(2) Terdapat satu raster before, yaitu cutfill_before.tif dan satu raster after yaitu cutfill_after.tif
(3) Jalankan tool Cut Fill pada ArcToolbox
(4) Tentukan input data raster before dan after
(5) Tentukan folder dan nama raster output
(6) Klik OK untuk menjalankan tool

Cut Fill pada ArcGIS (Analisis Perubahan Volume)

Gambar Menggunakan tool Cut Fill


Hasil dari cut fill adalah satu layer raster yang dilengkapi dengan data atribut volume. Sel-sel dikategorikan menjadi tiga kategori, yaitu Net Gain, Unchanged, dan Net Loss. Net Gain menunjukkan sel-sel yang elevasinya bertambah (diuruk) dan memiliki nilai negatif pada field volume, sedangkan Net Loss menunjukkan sel-sel yang elevasinya berkurang (digali) dan memiliki nilai positif pada field volume. Semua nilai negatif pada field Volume dijumlahkan untuk menghitung volume pengurukan, sedangkan semua nilai positif pada field Volume dijumlahkan untuk menghitung penggalian.

Cut Fill pada ArcGIS (Analisis Perubahan Volume)

Gambar Contoh hasil analisis Cut Fill


Nilai volume pada gambar di atas sudah merupakan ringkasan, bukan nilai persel, sehingga untuk menghitung keseluruhan tinggal dijumlahkan tanpa harus dikalikan dengan jumlah sel. Pada kasus seperti gambar di atas, total pengurukan adalah 586.787 m3, sedangkan total penggalian adalah 529.910 m3.

Bagian tersulit dari perhitungan cut fill adalah mempersiapkan data permukaan sebelum dan sesudah pengembangan. Contoh data pada tutorial ini hanya sebatas data sederhana yang resolusi dari data permukaan (before dan after) yang digunakan adalah 30 m, yang artinya terlalu rendah untuk dapat diterapkan sehingga perlu ditingkatkan. Apalagi Perhitungan detail penggalian/pengurukan yang tentu saja tidak dapat dilakukan tegak lurus pun belum diperhatikan. Namun, setidaknya kita tahu prinsipnya dalam hal proses untuk pembelajaran.

VIDEO TUTORIAL

Unduh File Latihan


Baca Juga:

Baiklah sekian dulu untuk sharing kali ini tentang Analisis Perubahan Volume (Cut Fill) pada ArcGIS. Jika ada saran, tanggapan, pertanyaan, link mati serta request silakan gunakan kotak komentar, halaman kontak atau sosial media yang ada di website Lapak GIS. Terima Kasih.


Share This Article :
Lapak GIS

Lapak GIS adalah Tempat Berbagi Pengetahuan tentang Geographic Information System (GIS) dan Remote Sensing (Pengindraan Jauh).

6210244686568305774